The True Cost

The-True-Cost-Movie1

stylepinner.com

 

Udah ada yang nonton The True Cost ? apa gue yang telat  ya baru nonton film dokumentar karya Andrew Morgan (2015) ini huhuhu.Kalau emang belum coba nonton deh.Eye opening banget buat gue yang ada nontonya sedih. Cuma dari selembar baju yang kita pikir lucu,bagus, murah dan keren dipakai tapi…dampaknya bisa sampai menyebabkan  global warming dan permasalahan pelik lainya. Ternyata Fashion is no 2 polluting industri in the world!! second only from the oil industry.How choosing what we wear can be world-changing.

Jadi di film ini menceritakan bitter reality behind fashion industry yang khususnya fast-fashion. Kalau di film tersebut si yang banyak disorot brand dari H**,Z***,F*1, G**  dkk. detailnya nonton aja yak ;p Kenapa lebih ke fast fashion karena kan kalau street brand gini cepet banget ya ganti koleksi. Nah ini tuh diceritain dari awal proses seperti siapa  pekerja yang ngebuat baju2 tersebut kenapa dipilih nya negara2 macam bangladesh,India,Vietnam dan sekitar ( Indonesia si gak disorot di film tersebut walau gue yakin pasti ada ) ternyata balik kepermasalahan harga upah buruh dinegara2 tersebut yang paling bisa ditekan aka murah. Berujung tidak adanya kesejahteraan buat para buruh tersebut . Tapi balik lagi mereka gak punya pilihan lain dikarenakan kebutuhan hidup, mereka merima dengan upah yang sangat minim. idealnya kalau kata salah satu aktivis buruh India yang di wawancara difilm tsb bekerja dari jam 9-5 jadi total maksimal 8jam tapi kenyataanya mereka ditekan untuk melakukan pekerjaan lebih dari 8 jam ditambah dengan kondisi lingkungan pekerja yang amat sangat tidak layak. Istilahnya untuk baju2 ini  disebut “sweatshop” karena kondisi bangunan yang tidak memadai, sirkulasi udara tidak bagus, jam istirahat kurang. Diceritain juga kalau beberapa tahun lalu kejadian dengan runtuhnya salah satu bangunan pabrik “sweatshop” terbesar di bangladesh yang menyebabkan banyaknya korban jiwa. Padahal katanya para buruh sudah complain ke manajemen kalau kondisi bangunan pabrik tersebut sudah amat sangat tidak layak, tapi dicuekin ya akhirnya . ambruk juga. Trus dengan entengnya diceritakan  si perusahaan baju tersebut hengkang tanpa ganti rugi pindah lokasi pabrik kenegara lain yang mau menerima tarif yang mereka tawarkan.

Itu dari segi buruh ya diceritakan lagi dari segi bahan  yang dipakai dari awal proses misal kaya pembuatan sepatu atau tas, bahan yang dipakai seperti apa , pemilihanya bagaimana. Dikarena si perusahaan baju tsb ( western corporates) pengen dapat keuntungan besar mereka dengan igonorant rela menggunakan bahan yang sebenernya gak bagus truss..pembuatan bahan2 tersebut  semakin lama membuat kondisi karyawan dan lingkungan jadi ikut terganggu. Bisa terlihat jelas sistem pembuangan limbahnya yang gak bagus atau memenuhi syarat akhirnya membuat lingkungan sekitar tercemar  .Dampaknya buat karyawan yang sehari hari menghirup berbagai macam zat kimiawi dari produk yang mereka pakai jadi sakit sakit-an trus buat wanita hamil melahirkan anak yang cacat 😦 belum lagi efek buat penduduk yang tinggal di sekitaran pabrik ..mereka yang menggunakan air dari sungai sekitar atau bahan pangan yang sudah tidak layak digunakan akibat tercemar polusi pabrik tsb.

nah masih berkaitan dengan bahan yang digunakan saking jaman sekarang tuh permintaan akan fast fashion ini tinggi banget jadi kaya produk mentah semisal kapas atau land use pun udah bukan yang menggunakan bahan alamiah lagi udah semua semua itu buatan deh tidak terlepas pastinya bahan  kimiawi terlibat diharapkan biar semua tumbuh cepat.Kalau jaman dulu diceritain semua kan masih alamiah pengerjaanya mulai dari tanam bibit-pupuk, perawatan hingga panen masih dilakukan petani dengan manual. sekarang katanya dah gak bisa lagi saking tiap hari mereka mengejar target harus mengirim minimal berapa ton ke pabrik A atau B ..dampaknya lagi lagi ya kepermasalahan fisik para karyawan/petani yang mengerjakan tersebut. Sepenggal cerita banyaklah yang menjadi korban bahkan meninggal.

Belum lagi permasalahan sampah baju bekas yang semakin lama semakin menumpuk dan mencemari lingkungan. Jadi kaya di amerika itu biasanya kan kalau barang2 sudah tidak terpakai didonasiin ke toko charity agar dapat dijual lagi nah ternyata hal tersebut gak cukup membantu hanya sekitar 10% yang laku terjual sisanya? mau gakmau menjadi sampah atau dikirim ke third world country gitu macam Haiti disitu diliatin betapa banyaknya sampah baju bekas yang sudah gak terbendung lagi sangat sedikit bahan2 yang bisa didaur ulang sisanya mau gak mau numpuk aja gitu.

Kompleks banget ya ternyata permasalahanya..klo difilm tersebut semua ya berawal dari semakin maraknya konsumerisme yang becoming more active and taking charge alot.Apalagi ditambah dengan bermunculan pihak2 ketiga macam buzzer2 yang bermunculan di internet , strategi marketing perusahaan yang besar2an yang makin mempengaruhi kita buat beli dan beli dan beli..klo kata salah satu pakar aktivis lingkungan hidup Livia Firth dan juga founder of the green crapet challenge ” Sebenernya dengan kita membeli barang barang yang dianggap murah atau  sale gak membuat kita lebih bagus atau merasa kaya malah membuat kita semakin miskin” 

Klo dipikir2 kan iya juga ya apa-apa kita pengen beli, mentang2 sale kita tergiur beli,pikiran wajib punya, temen bilang ini bagus banget, review blogger ini keren dll ..pokoe beliiii aja urusan lain bodo amat. ya gak si?? gue nulis ini bukan berarti gue udah gak beli barang dari brand tersebut..atau dah ikutan jadi aktivis lingkungan .Jujur sembari nulis ini gue juga masih lagi pake kaos and celana dari salah satu brand tersebut. Tapi sejak nonton itu gue jadi belajar dan berusaha buat lebih bijak teliti sebelum membeli walau kadang masih susaaahhhh pastinya ya…ya klo gak perlu2 amat gausa beli baju lagi dan lagi dan lagi. Walau masih lah gue tergiur  beli ina itu juga  without thinking about where it’s come from and what role it played in the environment, workers behind these clothes proses. Trus kemarin gue liat postingan Noni tentang kampanye #beliyangbaik  agar kita teliti sebelum membeli barang .Emang  jaman sekarang efeknya  dah semakin kompleks buat bumi makin tercemar.Iklim makin gak jelas..berasa kan ya?? di Hongkong sekarang katanya cuaca makin aneh , ini winter teraneh ditambah dengan polar vortex yang terjadi  beberapa minggu lalu disini suhu drop jadi 0 derajat. Padahal katanya Hongkong  gak pernah ngalamin hal gitu sejak puluhan tahun lalu.Atau masalah global lainya.

Ya mungkin bisa lah kita berpartisipasi dari hal simple dulu kaya bawa plastik sendiri dimana ini gue dan chicco dah lakuin walau belanja ke butik atau secondhandshop ( walau kadang masih suka kelupaan bawa palstik dari rumah) sekarang lebih milih hunting secondhandshop atau barang2 yang support for good cause.Pernah juga baca dimana gitu lupa ( lupa mulu deh lo Nis )  katanya juga dalam islam sebaik2nya pakaian itu yang harganya tidak terlalu jauh dari harga kain kafan..

Terakhir sebelum gue sudahin postingan ini ada satu kalimat that I still keep it heart dari salah satu buruh wanita yang diwawancara di film tersebut dia bilang ” yess I struggled . They dont know what they wearing.actually they wearing clothes with our blood”

 

 

Our life lately

batch_5IMG_5542

A few weeks ago we spent our Saturday at Little bay beach (still not very known beach). The place is in the back of a golf course. Like I mentioned before in my Instagram (@qyusha) its a perfect calm beach for the whole family. The water is as calm as a lake so I don’t mind watching bazyl swimming and splish splash in the water by himself. Its just a laidback vibe in comparison to Bondi, Bronte or Coogee beach. No crazy wild wave yet the view is so beautiful.

batch_5IMG_5649We went to Downtown/Town Hall to watch the Chinese New Years Festival. The festival was great, a lot of fireworks and good attractions from the lion dance or barongsai. And before we head back home we went to Westpoint to see the Lanterns of the Terracotta Warriors.

IMG_5694-sideI got my “me time” watching Fifty Shades of Grey with my dear friend, Mba Dewi who actually is a good friend of  Mba ria/Ohdearria . The movie was so boring and so slow. A good thing about this movie besides the soundtracks was the popcorn that I ate… ;p later that night we had a good time during our din din, chit chat about a girls thing. what fun night !!

 

IMG_5744-side

Oh look at this cute photos of Mr.Bazyl. Last week during his time in Playgroup, suddenly he grabbed a guitar and hopped onto a stage and gave a little performance with a song “twinkle twinkle little star”. I was so surprised! Definitely I’m a proud Mama!! He’s gonna be a Rock star !! And the other day, he wore a firefighter hat during his free play time at the playgroup. He said “mama..mama uuk aw atrol ya (mama mama look paw patrol). Paw Patrol is one of his favorite cartoon.  I love this boy so so MUCH 🙂

 

IMG_5552-sideFarewell summer, we spent our time a lot in the pool, just because we don’t wanna miss the chance to see Mr Sunshine while (still) shining so bright. Hell yeah its 35c. It was so damn hot!!!  I will miss summer so much..pools, maxi dress, sandals. And Hallo Fall 🙂

image2(1)-side

And those yummy food was made with love by me ahahaha and I ate it all by myself. “Pesmol ikan pedas & Ayam penyet sambal terasi” HEAVEN!! You have no idea how much heat I can handle, Hah ! ;p

 

IMG_5564Last but not least…dua lelaki kesayangan ini yang suka buat pusing kepala dan sekaligus ngangenin!! I love them  till it hurt!!